Selasa, 03 Oktober 2017

LEGENDA MISTIS GOA HAWANG TUAL AMBON

Sobat Blogger.....

Kali ini M@s Letterno ingin menceritakan pengalaman saat berkunjung ke Kota Ambon tepatnya Kota Tual dimana Kota ini merupakan Kota asal atau kota kelahiran dari sahabat M@s yaitu Ale S. Beda Teniwut walaupun klo dari Kota Ambon kita masih harus naik pesawat lagi untuk sampai di Tual apalagi menuju kampungnya Ale Beda setelah naik pesawat sampai kota tual masih harus menempuh jarak sekitar 2 jam lagi baru sampai Kampung yang dinamakan " Satehan " , hehehehe....lucu bukan namanya yach mirip klo kita melihat orangnya cocok nama kampungnya Sate-han dan orangnya berkumis tuebal mirip Carok-Carok dari Madura yang berpropesi Tukang Sate klo di Bandung mah.....  



Sobat Blogger....
Tempat Destinasi wisata yg M@s Letterno pertama kali kunjungi adalah Goa Hawang yang terletak di Desa Letvuan sekitar 15 km dari Tual. Gua ini memiliki air yang jernih sehingga batu-batu yang ada di permukaan dapat dilihat dengan jelas.






Air yang ada di dalam goa terhubung langsung dengan mata air Evu melalui sungai bawah tanah. Mata air Evu adalah mata air yang terbesar di Kepulauan Kei. Disana terdapat dua buah gua yang berjarak 15 meter yang dihubungkan oleh sungai bawah tanah.



Goa Hawang yang terletak di Desa Letvuan memiliki air yang jernih dan sering dikunjungi karena legendanya yang membuat M@s Letterno penasaran itupun karena cerita dari Om Danki Mas Legowo.


Sebenarnya gua ini menyimpan misteri, konon tak seorang pun yang tahu kapan gua ini ditemukan. Namun, menurut cerita dari Mas Legowo (Danki) info dari bapa Raja setempat (kepala kampung), gua ini ditemukan oleh tetua sejak lama.



Ada legenda tersendiri tentang Goa Hawang. Di dalam gua terdapat batu yang melambangkan seorang pemburu pria yang memegang tombak dan dua ekor anjing.








Menurut legenda setempat, bahwa seorang pria pergi berburu babi hutan bersama kedua ekor anjingnya tetapi babi hutan itu tiba-tiba menghilang ketika masuki gua. Karena lelah dan haus mengejar babi hutan, pria itu kemudian meminum air gua yang terasa sangat pahit pada saat itu.







Marah dan kecewa akibat hal itu, sang pemburu melontarkan kata-kata kotor yang mengakibatkan dia bersama kedua anjingnya dikutuk dan berubah menjadi batu. Menurut penduduk setempat Goa Hawang masih didiami oleh roh jahat..... Suereeeem bukan? Makanya Disana masih kita temui sesaji diatas batu begono Mas and Sis......






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...