Senin, 14 Oktober 2019

SEKILAS TENTANG AIR TERJUN " OENESU " KUPANG




Kalau kita perhatikan  baik-bain disini terlihat Keunikan dari air terjun Oehala Soe karena adanya sebuah tingkatan yang mungkin dapat membedakan dengan air terjun lainnya yang ada di Indonesia. Dari setiap tingkatan atau lapisan yang ada, terdapat kolam-kolam yang terbentuk secara alamiah sehingga banyak dimanfaatkan pengunjung untuk berenang maupun berendam.




Air yang mengalir di dalam kawasan wisata alam ini pun banyak mengandung kapur. Saat musim hujan, volume air yang ada di Air Terjun Oenesu sendiri sangat berlimpah. Walaupun begitu, kondisi air yang ada di kawasan ini pun tetap jernih. Sementara ketika musim panas, airnya tak pernah kering meski tak sebanyak musim hujan.

Walaupun saat M@s Letterno dkk berkunjung tidak terlalu tepat waktunya yaitu saat musim kemarau yg puanjang sehingga curah air terjun sedikit berkurang namun tak urung menambah keseruan suasana karena Keikut sertaan si Cuantik Okta dan si Guendut Kang Dederuk.....

Dengan keindahan alamnya yang dimiliki, sebagai orang yang memilki hobi fotgrafi tentunya mampu memanfaatkan kondisi alam yang ada di air terjun ini untuk mendapatkan hasil gambar yang memuaskan. Banyak spot-spot indah yang memiliki karakteristik alam yang cukup mengesankan apabila lo bisa menemkan momen-momen tersebut.
Mulai dari kondisi air terjunnya yang menyegarkan, hingga suasana hutan-hutan yang ada di kawasan air terjun ini juga menjadi sebuah spot-spot fotgrafi yang patut untuk lo manfaatkan. Belum lagi dengan gazebo-gazebo yang diperuntukan untuk lo bisa istirahat sejenak bisa menjadi penambah dalam lo memburu gambar yang berkualitas.
Belum lagi ditambah dengan rindangnnya pepohonan besar dan tinggi. Deru suara air akan membuat lo mendapatkan sensasi terapi alam gratis loh. Tentunya buat lo yang ingin menghilangkan rasa penat lo karena aktivitas keseharian yang padat, lokasi ini pun bisa menjadi salah satu destinasi yang tepat.






























Baca Selengkapnya.................

Kamis, 10 Oktober 2019

Sekilas waktu di "GUA KRISTAL"

Ceritanya begini, ini dulu nenek moyang mereka untuk bikin kebun yang luasnya sampai laut dan gua yang ada di kebun itu digunakan sebagai salah satu sumber mata air ketika musim panas tiba.
Air yang ada di dalam gua dulunya digunakan oleh warga setempat sebagai salah satu sumber air" minum. Bahkan bagi yang ingin meminum air dari gua ini, mereka tidak boleh berbicara saat masuk ke sana.

Terlepas dari benar atau tidak cerita tersebut, gua ini memang memiliki keindahan luar biasa yang sayang jika dilewatkan. Jadi, jika kamu ke Kupang, jangan lupa mampir ke Gua Kristal
Dulu gua ini juga menjadi tempat persembunyian pasukan Jepang dan untuk menyimpan barang-barang mereka.
Uniknya, karena di dalam gua dihiasi berbagai stalaktit dan stalagmit yang warnanya bening, maka gua ini akhirnya dinamai Gua Kristal.
“Dulu memang batu-batu yang ada di dalam gua menyerupai kristal, bening-bening kalau kena cahaya. Cuma karena banyak pengunjung yang datang dan minta batu tersebut, akhirnya habis semua batu di sini.
Memang saat masuk kita harus dipandu oleh kuncen setempat yg kita sebut Abah Jay ( Jayadi ), awalnya sih sedikit ngepet juga saat mau turun karena selain sedikit terjal juga licin bahkan kita disarankan lepas sepatu/sandal cuma Pak Niko(Driver kita) saja yg dg gagahnya turun masih pakai sepatu PDLnya sampai2 Om Hedrit aja ciut utk turun saking cemennya Kalee...
























Tadinya M@s Letterno juga urung mau turun tapi karena si Cuantik Okta aja turun yah terpaksa dweh turun juga daripada-daripada... Ntar jadi bahan ledekan Kang Megan sama Kang Dederuk dimes nanti...
Tapi Bro setelah sampai dibawah ternyata..... Sungguh menakjubkan pokoknya nyesel deh klo nggak nyebuuuur.....
Baca Selengkapnya.................

Senin, 07 Oktober 2019

PESONA PANTAI TABLOLONG KUPANG

Perpaduan hamparan pasir putih dan birunya langit menambah keelokan Pantai Tablolong. Selain berenang ataupun bermain air, pengunjung dapat bersantai ria di lopo (sejenis bale-bale/ gazebo) sambil menikmati hembusan angin pantai, walaupun tadi M@s Letterno dkk nggak jadi ngojai... Karena kami datang kesorean jadi air so surut padahal Kang Dederuk sdh stelan mau berenang tuh....




Tak jauh dari lokasi pantai terdapat sebuah rawa yang dibudidayakan oleh masyarakat setempat sebagai kolam pembibitan ikan.
Tablolong juga dihiasi oleh adanya Pohon Centigi yang tumbuh liar di sekitaran bebatuan karang, dan merupakan sebuah tanaman golongan perdu yang banyak diburu orang karena keunikannya.


Panorama laut and kapal penangkap ikan dapat dilihat dari jajaran pantai berpasir putih yang benar-benar memanjakan mata. Inilah salah satu dari sejumlah tujuan wisata bahari yang mulai diminati di daerah ini. Suasana pantai yang sejuk, dan orang-orang yang ramah disekitar cocok untuk Anda yang menginginkan perjalanan yang mencari ketenangan, apalagi sambil menikmati kelapa muda sambil duduk di Lopo2(bale-bale) yg klo kita duduk pasti didatangi oleh perempuan paruh baya utk minta Uang sewa sebesar Rp.50 ribu....









Baca Selengkapnya.................

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...